Tips Jitu dan Hindari Jebakan Penipuan Membeli Mobil

Tips Jitu dan Hindari Jebakan Penipuan Membeli Mobil

Membeli Mobil Bekas Berkualitas: Tips Jitu dan Hindari Jebakan Penipuan

Tips Jitu dan Hindari Jebakan Penipuan Membeli Mobil salah satu kendaraan yang menjadi kebutuhan utama bagi sebagian masyarakat dunia saat ini. Termasuk juga di Indonesia, penggunaan mobil juga kian meningkat dari waktu ke waktu, terutama di wilayah perkotaan. Penggunaan mobil ini diperlukan karena mobil menjadi salah satu transportasi yang multifungsi.

Tidak jarang, pembelian mobil baru juga terus meningkat. Namun, bukan hanya mobil baru, pembelian mobil bekas juga menjadi salah satu alternatif yang digemari sebagian orang. Lebih mudah dan terjangkau menjadi alasan yang sering mendorong orang-orang untuk membeli mobil bekas. Akan tetapi, ada berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam membeli mobil bekas agar tidak terjebak dalam sindikat penipuan dan kamu juga dapat memperoleh mobil bekas yang berkualitas.

Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan dalam membeli mobil bekas yang berkualitas? Apa tips jitu untuk menghindari jebakan penipuan mobil bekas? Melalui artikel ini, Maybank Finance akan menjelaskannya lebih detail untukmu. Simak penjelasannya berikut ini!

Tips Jitu Membeli Mobil Bekas yang Berkualitas

Menentukan Budget dan Biaya yang Tersedia

Menentukan budget yang tersedia sangat penting agar kamu dapat merencanakan skema pembayaran dengan baik dan menghindari gangguan terhadap keuanganmu. Pertimbangkanlah berapa harga mobil yang ingin kamu beli sehingga kamu dapat merencanakan pembayaran dengan baik. Selain itu, perlu diperhatikan juga berapa bunga yang akan dibebankan pada pembelian mobil bekas dengan kredit. Biasanya, bunga untuk mobil bekas cenderung lebih tinggi daripada mobil baru, bisa mencapai 6% dibandingkan dengan 3% untuk mobil baru. Oleh karena itu, disarankan untuk membayar uang muka yang cukup besar atau memilih jangka waktu pembayaran yang lebih panjang.

Selain biaya bunga, ada juga biaya lain yang perlu dipertimbangkan, seperti biaya pajak yang harus dibayar setiap tahunnya. Meskipun biaya ini cenderung stabil, namun dapat bervariasi tergantung pada tahun keluaran mobil. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan semua biaya ini secara teliti sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas dengan kredit.

Survei dan Seleksi Tempat Membeli

Tips terbaik untuk membeli mobil bekas adalah dengan melakukan survei langsung ke tempat diler. Ini membantu memastikan kualitas mobil bekas yang ingin kamu beli. Memeriksa hanya melalui website atau online dapat meningkatkan risiko penipuan terhadap kondisi mobil. Penting untuk memverifikasi ketersediaan baik secara online maupun langsung di tempat.

Periksa Kelengkapan Dokumen Mobil Bekas

Jangan abaikan pentingnya kelengkapan dokumen saat membeli mobil bekas. Pastikan untuk memeriksa pembayaran pajak dan BPKB mobil, serta membandingkan data dengan mobil yang ingin kamu beli. Ini akan menghindarkan masalah di masa mendatang.

Periksa Fisik & Garansi Resmi Mobil Bekas

Ketika kamu membeli mobil bekas, pastikan untuk melakukan pengecekan fisik dengan seksama. Perhatikan usia dan kilometer mobil. Kilometer yang tinggi bisa menandakan mobil yang sudah banyak digunakan. Selain itu, tanyakan tentang garansi resmi mobil. Jika masih berlaku, itu bisa menjadi nilai tambah karena kamu mendapatkan perlindungan tambahan. Pastikan untuk meminta buku servis mobil untuk memantau riwayat perawatan mobil tersebut dengan lebih mudah.

Periksa Interior Mobil Bekas

Hal yang tidak kalah penting untuk dicek adalah bagian interior mobil. Mengapa sangat penting? Hal tersebut dikarenakan ada banyak sistem kelistrikan yang wajib dijaga pada bagian interior mobil. Pastikan kamu memeriksa bagian elektronik, seperti headunit dan lampu saat membeli mobil bekas. Jangan lupa pula untuk memeriksa pergerakan steering wheel dan kelancaran perpindahan transmisi. Jika ada ketidaknormalan, seperti kesulitan perpindahan gigi, hal itu menandakan waktunya untuk mengganti persneling mobil.

Periksa Eksterior Mobil Bekas

Ketika hendak membeli mobil bekas yang berkualitas, perhatikanlah dengan cermat bagian eksteriornya. Ada beberapa komponen yang wajib di periksa:

  • Body Mobil: Pastikan tidak ada modifikasi berlebihan pada struktur dan warna mobil. Periksa komponen yang baru di perbaiki untuk menghindari mobil bekas dari tabrakan atau kecelakaan.
  • Mesin Mobil: Perhatikan kebersihan mesin dan bunyikan mesin selama 5-10 menit untuk memeriksa kelancaran dan suara mesin. Perhatikan juga warna asap yang di keluarkan mesin.
  • Aki dan Cairan Mobil: Pastikan aki dalam kondisi baik tanpa tanda-tanda kebocoran atau kelembapan. Perhatikan juga pencahayaan lampu mobil dan suara klakson.
  • Suspensi: Perhatikan apakah mobil miring atau tidak seimbang. Coba tutup bagasi mobil dan perhatikan apakah mobil berayun-ayun, yang bisa menandakan masalah pada suspensi.
  • Ban Mobil: Pastikan ban dalam kondisi baik tanpa kempes yang berlebihan, yang dapat merusak suspensi dan berpotensi membahayakan keselamatan.
  • Kampas Rem Mobil: Periksa ketebalan kampas rem dan perhatikan apakah ada bunyi berdecit saat direm. Pastikan untuk memeriksa riwayat perawatan untuk mengetahui apakah kampas rem pernah di ganti.

Periksa semua komponen ini dengan seksama untuk memastikan kamu dapat membeli mobil bekas yang berkualitas dan aman untuk di gunakan.

Periksa Catatan Servis Mobil

Salah satu hal yang tidak boleh di lewatkan adalah memeriksa kembali catatan servis mobil. Hal ini penting untuk di lakukan agar kamu dapat mengetahui riwayat servis mobil, apakah mendapatkan perawatan rutin secara berkala atau tidak. Melalui hal ini, kamu dapat menghitung resiko yang mungkin di terima dengan lebih tepat kedepannya, terutama untuk perkiraan biaya servis mobil.

Jangan Lupa untuk Melakukan Test Drive

Melakukan test drive sebelum membeli mobil bekas adalah langkah penting untuk memastikan mobil yang akan kamu beli dalam kondisi baik dan aman. Penting untuk memeriksa fungsi kemudi, bagian internal dan eksternal, serta melakukan test drive di berbagai rute untuk memastikan kinerja mesin optimal. Perhatikan dengan teliti bunyi mesin, respons pengereman, dan fungsi kelistrikan interior mobil. Hal ini akan membantumu mengenali mobil bekas yang aman dan layak di pakai.

Memastikan Bukan Mobil Bekas Banjir

Kamu juga wajib memastikan mobil bekas yang ingin di beli tidak pernah terendam banjir. Periksalah riwayat mobil tersebut menggunakan layanan online, perhatikan tanda-tanda korosi atau oksidasi pada bagian logam, periksa sistem elektronik dan kelistrikan, inspeksi interior mobil untuk bau atau bercak air, periksa mesin dan kompartemen untuk tanda-tanda kerusakan atau lumpur, dan lakukan inspeksi bersama mekanik terpercaya jika memungkinkan. Melalui langkah-langkah ini, kamu dapat mengidentifikasi potensi mobil bekas yang telah terendam banjir dengan lebih cepat dan efektif.

Baca juga: Mobil Otonom: Revolusi Transportasi

Ciri-ciri Penipuan Mobil Bekas yang Perlu Kamu Ketahui

Penjual Tidak Memiliki Verifikasi yang Jelas

Penjual yang terpercaya biasanya terdaftar di platform jual beli yang menjalankan proses verifikasi yang ketat. Jika penjual tidak memiliki tanda verifikasi atau enggan memberikan informasi identitas yang jelas, ini bisa menjadi tanda pertama potensi penipuan. Pembeli sebaiknya meminta bukti identitas dan alamat yang valid serta memastikan kebenaran informasi sebelum melakukan transaksi lebih lanjut.

Informasi Mobil Bekas yang Tidak Jelas dan Detail

Penipu sering menggunakan foto atau deskripsi yang tidak akurat atau menduplikasi iklan dari mobil yang sebenarnya bukan milik mereka. Informasi yang di berikan sering kali juga bertentangan atau tidak lengkap mengenai kondisi dan riwayat penggunaan mobil. Oleh karena itu, penting bagi pembeli untuk meminta foto terbaru dari mobil dan dokumen seperti buku servis dan bukti pembayaran pajak mobil terbaru. Hal ini membantu memastikan kondisi aktual dari mobil sebelum melanjutkan transaksi.

Harga yang Terlalu Miring atau Tidak Masuk Akal Murah

Harga yang terlampau jauh dari harga pasaran mobil bekas akan menjadi daya tarik tersendiri, tetapi juga dapat menandakan potensi penipuan. Pembeli harus bersikap skeptis terhadap penawaran yang terlalu murah dan memeriksa harga pasar untuk model yang sama. Membandingkan harga penawaran dengan nilai pasar dapat membantu menentukan apakah penawaran tersebut realistis atau hanya upaya untuk menarik pembeli dengan umpan.

Harus Membayar Uang Muka yang Besar

Meminta pembayaran uang muka yang besar sebelum melihat mobil secara langsung sering kali menjadi taktik penipuan yang umum. Penipu dapat mengklaim bahwa uang muka di perlukan untuk ‘mengunci’ mobil atau menunjukkan keseriusan pembeli. Oleh karena itu, pembeli harus tetap waspada dan tidak membayar jumlah yang besar sebelum melakukan pemeriksaan fisik mobil.

Sulit untuk Berkomunikasi dengan Penjual dan Melakukan Inspeksi

Penipu sering menghindari pertemuan langsung dan mendorong komunikasi melalui email atau pesan teks yang sulit di lacak. Mereka juga sering menggunakan nomor telepon yang sering berubah atau tidak terdaftar. Pembeli di sarankan untuk menuntut pertemuan tatap muka dan melakukan transaksi di tempat yang aman, seperti di stasiun polisi atau tempat ramai lainnya. Jika penjual menolak permintaan untuk inspeksi mobil oleh pembeli atau mekanik profesional, ini menjadi sinyal peringatan. Inspeksi adalah bagian penting dari proses pembelian mobil bekas, dan penjual yang jujur harus mendukung pemeriksaan menyeluruh dari mobil bekas yang mereka jual.

Nah, sekarang kamu sudah memahami tips jitu untuk menghindari jebakan penipuan mobil bekas. Membeli mobil bekas memang menjadi salah satu opsi yang baik bagi kamu yang ingin membeli mobil dengan harga yang terjangkau. Namun, ada beberapa hal yang wajib kamu perhatikan agar terhindar dari sindikat penipuan mobil bekas.